Kakek 70 Tahun Dituduh Dukun Cabul, Diusir Warga

178
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR  – Kakek berusia 70 tahun sejak empat tahun menjadi dukun, diduga mencabuli pasiennya diusir dari Kampung Tapos Tengah, RT 01 RW 05, Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya oleh warga setempat. Warga keberatan jika kelak nama desanya tercoreng akibat ulah dukun cabul ini.

Praktik dukun cabul Muh Yusuf,70, ini terbongkar setelah salah satu pasiennya Ny. Hp, warga Kampung Tapos Tengah, menceritakan pengalamannya saat berobat ke dukun ini ke warga. Ternyata bukan hanya Ny, Hp, saja yang diperlakukan tidak senonoh oleh sang dukun, tapi juga tiga ibu-ibu lainnya.

“Pengakuan keempat pasiennya itu, mereka disuruh telanjang lalu dimandikan di tempat praKtik sang dukun. Namun, penyakit mereka tak juga sembuh sehingga ibu-ibu ini curiga lalu menceritakan ulah si dukun itu,” ujar Kepala Desa Tapos II Bubun Burhanudin, Jumat (18/3/2016)

Seketika warga kaget lalu ramai-ramai mendatangi rumah sekaligus tempat praktik sang dukun. Tak mau adanya tindakan main hakim sendiri, akhirnya sang kakek dukun cabul ini diarak ke Kantor Desa Tapos II lalu disidang di hadapan sejumlah tokoH ulama dam masyarakat dan pamong desa lainnya.

“Dalam musyawarah itu disepakati sang dukun harus pergi dari Desa Tapos II dan tidak lagi membuka praktik pengobatan alternatif. Syarat itu disetujui oleh Muh Yusuf,” ujar Kades seraya menyebutkan Muh Tusuf melakoni pekerjaaan dukun sejak Februari 2011 lalu dan baru kali ini terbongkar ulahnya.

Wakapolsek Ciampea, AKP Widodo mengatakan, pihaknya sudah menerima pengaduan empat pasiennya dukun ini, namun bukti dan fakta yang disodorkan ke polisi tidak lengkap. “Bukti tindakan senonoh si dukun itu kurang lengkap sehingga tidak dilakukan tindakan hukum terhadap Muh Yusup,” ucapnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here