5 Fenomena Mengerikan yang Diperkirakan Bisa Memusnakan Bumi

192
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – Euforia gerhana matahari total (GMT) baru saja berakhir. Fenomena langka bertemunya bulan dan matahari ini berhasil menghipnotis jutaan umat manusia. Tak hanya warga Indonesia, tetapi juga penduduk luar negeri.

Fenomena-fenomena astronomi memang selalu menakjubkan. Namun beberapa ilmuwan telah memprediksi adanya fenomena astronomi yang sangat mengerikan, bahkan mengancam keberadaan umat manusia di dunia.

1

Tabrakan bintang HIP 85605 pada tata surya

Ahli astrnomi, Dr. Coryn Bailer-Jones dari Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman memprediksikan bahwa sebuah bintang bernama HIP 85605 bakal menabrak sistem tata surya kita. Keberadaan bintang HIP 85605 memang jarang diketahui sebab bintang ini memiliki ukurang yang kecil.

Diperkirakan bintang ini bisa mendekat sekitar 0,13 tahun cahaya dari Bumi, atau setara dengan 8.000 kali jarak antara Bumi dan Matahari. Jika hal ini benar, pengaruh gravitasi HIP 85605 akan mengganggu orbit komet di awan Oort. Awan Oort sendiri adalah awan berbentuk bola yang sangat besar yang berada di area paling luar Tata Surya.

Walaupun fenomena ini terdengar mengerikan, namun tak usah khawatir. Pasalnya, bintang ini baru akan mendekati Tata surya kita sekitar 240.000 sampai 470.000 tahun kemudian.

2

Ledakan supernova T Pyxidis

Sebuah bintang bernama T Pyxidis diperkirakan akan meledak dengan kekuatan setara 20 miliar megaton bahan peledak TNT. Menurut para ilmuwan, ledakan dahsyat (supernova) tersebut bisa melenyapkan Bumi dari Galaksi Bimasakti. Walaupun jarak bintang T Pyxidis ditaksir sekitar 3.260 tahun cahaya, namun ledakan dari termonuklir bisa menghapus lapisan ozon Bumi.

Ledakan itu akan sama terangnya dengan sekumpulan bintang-bintang lain di galakasi. Teleskop angkasa luar Hubble telah mengambil gambar bintang yang sedang bersiap melakukan ledakan maha dahsyat tersebut.

3

Tabrakan galaksi Bimasakti dan Andromeda

Diperkirakan dalam kurun waktu empat miliar tahun lagi, Galaksi Bimasakti akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda. Tabrakan ini akan menghasilkan suatu penggabungan membentuk sebuah galaksi baru.

Meski fenomena ini menyebabkan matahari dan planet-planet erpental menjauhi pusat galaksi. Namun kondisi Bumi sendiri akan aman-aman saja karena jaraknya cukup jauh dari pusat galaksi.

Sayangnya, Matahari diprediksikan bakal menjadi raksasa merah yang menyebabkan suhu di Bumi sangat panas, sehingga air yang ada di bumi akan menguap. Dengan demikian kehidupan di Bumi semakin lama akan musnah.

4

Bumi membeku

Zaman es rupanya tidak hanya terjadi di masa lampau. Menurut kabar yang beredar baru-baru ini, sekelompok ilmuwan membuat prediksi bahwa dalam waktu 15 tahun ke depan atau tepatnya pada tahun 2030, sebagian wilayah Bumi akan masuk dalam zaman es mini.

Di dalam presentasi National Astronomy Meeting yang digelar di Llandudno, seorang ilmuwan yang bernama Prof Valentina Zharkova menjelaskan bahwa turunnya aktivitas Matahari yang dapat menyebabkan kondisi begitu dingin serupa dengan yang pernah dialami Bumi pada akhir abad ke-17.

5

Ledakan bintang WR-104

Seorang ahli astronomi Grant Hill mengatakan bahwa WR 104 merupakan sebuah bintang yang terletak sekitar 8 ribu tahun cahaya. Bintang ini bisa mengalami ledakan maha dahsyat atau supernova yang menghasilkan sinar gamma dan mencapai bumi.

Ada banyak perdebatan tentang ledakan bintang WR 104 yang akan mencapai bumi. Bintang WR 104 sendiri ditemukan oleh astronom dari University of Sydney, Peter Tuthill, pada 1998. (keepo.me)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here