Ubah Air Tahu Jadi Cemilan, Mahasiswa IPB Sabet Juara

141
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR  – Merubah ampas tahu menjadi cemilan, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), menyabet  juara dua. Ide merubah ampas tahu ini di dasari atas kecintaannya pada lingkungan. Menurutnya, setiap proses produksi tahu menghasilkan ampas yang dapat mencemari lingkungan, jika di buang begitu saja.

Adalah tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Aldy Periyansyah, Retno Khoirunnisa, dan Annissa Permata melihat limbah tahu itu sebagai ide bisnis yang menjanjikan.

Ketiga mahasiswa program studi Ilmu Ekonomi Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB ini menyulap ampas tahu menjadi cemilan berbentuk chips.

Aldy mengatakan, ampas tahu mempunyai nilai gizi tinggi yang penting bagi kesehatan manusia. Berbeda dengan ide bisnis lainnya, ide bisnis yang digelutinya ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tapi juga membantu dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Disamping itu, keuntungannya juga dirasakan masyarakat.

“Rencananya, keuntungan usaha ini akan kami salurkan sebagian melalui TAKE Berbagi. Yakni berupa pemberian produk gratis, bantuan materiil dan non materiil yang menunjang kegiatan belajar anak-anak di sekitar Bogor dan hiburan islami yang mengedukasi anak-anak,” kata Aldy.

Sebagai salah satu inovasi bisnis sosial yang tidak hanya memperhatikan aspek keuntungan usaha (profit oriented), tetapi juga turut membantu lingkungan, sosial dan masyarakat (social oriented), Aldy dan tim berharap usaha ini dapat direalisasikan dan berdampak luas.

Berkat ide bisnis ini ketiga mahasiswa yang tergabung dalam TA-KE! Group Company berhasil menyabet gelar Juara II dalam kompetisi Sharia Entrepreneur Challenge. Kompetisi business plan dengan tema “Wirausaha Muda Kreatif dan Inovatif Berbasis Syariah”.

Kompetisi Sharia Entrepreneur Challenge ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Temu Ilmiah Regional (Temilreg) 2016 yang diselenggarakan Forum Silaturrahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) di Universitas Negeri Jakarta pada 27 Februari 2016 lalu. Peserta dalam lomba tersebut perwakilan tiap Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di berbagai universitas se-Jabodetabek.(Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here