Pelajar Masuk Universitas Negeri, Ahok Janjikan Beasiswa Rp18 juta Setahun

148
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA  – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berjanji memberikan beasiswa Rp18 juta per tahun kepada pelajar SMA maupun SMK warga DKI Jakarta yang lolos tes perguruan tinggi negeri.

“Saya mau pesan kepada bapak ibu yang punya anak SMA, SMK, kalau dia harus ikut tes perguruan tinggi negeri. Kalau dia bisa lolos perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia saya akan kasih dia biaya hidup Rp18 juta per tahun mulai tahun ini,” kata pria yang akrab dipanggil Ahok itu, dalam sambutannya di sela-sela meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2016).

Sambutan orang nomor satu di DKI Jakarta itu membuat warga senang. Warga yang didominasi ibu-ibu lantas bertepuk tangan mendengar sambutannya.

Beasiswa tersebut, kata Ahok, sebagai bagian dari kelanjutan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Tujuannya agar selalu mendorong semangat warga menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya hingga ke perguruan tinggi. “Supaya ini tidak membuat patah semangat. Ini yang penting,” ujarnya.

Ahok pun bercerita, banyak teman-teman SMA-nya yang patah semangat karena tidak bisa meneruskan kuliah. Dia juga teringat pesan ayahnya untuk selalu membantu orang banyak dalam hal apa pun termasuk pendidikan.

“Dulu saat bayar uang sekolah, bapak saya selalu berpesan, ‘kamu jangan sombong ya, kamu gak boleh sombong ya. Di kampung kita masih banyak orang lebih pintar dari kamu. Cuma kamu untung anak saya. Bisa melanjutkan kuliah. Coba, temanmu yang banyak lebih pintar dari kamu itu sekarang banyak patah semangat karena dia pikir dia enggak bisa kuliah makanya dia jadi drop’,” katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun sempat bertanya langsung kepada teman-temannya kenapa nilai pelajaran mereka banyak yang turun. Dan jawaban yang dia dapat memang karena banyak yang merasa tidak semangat belajar karena tidak punya cukup biaya untuk melanjutkan kuliah.

“Jadi memang seperti pisau kalau gak diasah terus. Ya sekarang saya lebih pintar karena kan pisaunya diasah terus. Mereka bilang, ‘gak mungkin kami kuliah. Jadi lebih baik kami berkebun mulai sekarang’,” paparnya.

Karena itu, mantan anggota Komisi II DPR itu tidak ingin masalah tersebut terjadi di Ibukota. “Di kampung bisa berkebun, di Jakarta bisa gak? Kan enggak bisa,” tuntasnya.

RPTRA Pulo Gundul berada di RW 13, Jalan Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, memiliki luas sebesar 1.189 meter persegi. Fasilitasnya: aula serbaguna terbuka, lapangan olahraga, taman hati PKK (Taman Toga), ruang laktasi (ruang menyusi), PKK Mart, perpustakaan pantry, toilet untuk umum dan diffable, taman interaksi, taman anak, amphiteater, ruang terbuka hijau, wi-fi untuk mengakses internet, resapan air, dan komposting (tempat pemilahan sampah).

Pada kesempatan ini juga diresmikan RPTRA Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Dua RPTRA ini merupakan tambahan pembangunan tahap II yang dibangun melalui program sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/ CSR) PT Blibli.com.

Peresmian juga disaksikan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Veronica Tan; Walikota Administrasi Jakarta Pusat, Mangara Pardede; dan Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here