Lanjutkan Bisnis Suaminya yang Dipenjara, Istri Bandar Narkoba Dibekuk

122
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | LAMPUNG  – Diduga terlibat dalam bisnis peredaran narkoba yang dijalankan suaminya, istri narapidana kasus narkoba Desiyani ,35, ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung di kediamannya di Desa Sukaraja, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu (16/3/2016).

Desiyani adalah istri dari terpidana Bandar narkoba, Tedi Sudrajat ,35, yang kini masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui. Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Lampung, Abdul Haris membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan Desiyani berikut mobilnya jenis Toyota Rush warna putih BE-1427-CD .

Penangkapan terhadap Desiyani, dari hasil pengembangan tersangka Ahmad Hadi ,27, dan Abdul Sanusi ,23, yang lebih dulu di tangkap petugas BNNP Lampung saat akan menyelundupkan sabu-sabu seberat 280 dan 1000 butir pil ekstasi ke dalam Lapas Way Hui melalui seorang oknum Sipir bernama Ronald pada waktu lalu.

Hasil pemeriksaan tersangka dan keterangan salah seorang istri tersangka berinisial S yang mengatakan bahwa salah seorang tersangka telah memberikan atau mentransfer uang sebesar Rp. 29.900.000 kepada Desiyani.

Atas dasar itu, petugas BNN Provinsi Lampung curiga jika uang tersebut di gunakan untuk membeli atau sebagai setoran dari hasil bisnis narkoba. “Dari salah seorang tersangka kita telah menyita buku rekening, namun jumlahnya belum di ketahui. Kita akan segera mengcek buku rekening tersebut untuk mengetahui apakah ada pengiriman dengan jumlah tersebut,”ujarnya, pada Kamis (17/3) pagi.

Mengenai mobil jenis Toyota Rush milik Desiyani yang disita, Abdul Haris menjelaskan, pihaknya sedikit sempat kesulitan untuk menemukan mobil tersebut. “Mobil itu, diduga merupakan hasil dari bisnis narkoba yang di jalani oleh terpidana TS dan di ketahui oleh istrinya Desiyani. Jadi mobil itu, disita sebagai bukti dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU),”ungkapnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here