KPK Belum Juga Bertindak Soal Dugaan Pelanggaran SDA Di Rutan

139
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA  – KPK masih mendalami dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan terpidana tindak pidana korupsi penyelenggaran Ibadah Haji, Suryadharma Ali (SDA) di rumah tahanan (rutan) Guntur belum lama ini.

Seperti diketahui, SDA dikabarkan melakukan sebuah pembicaraan melalui ponsel dalam masa penahanannya di rutan Guntur dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM, Freddy Harris, Senin (14/3) lalu. Sambungan telepon dilakukan melalui ponsel dari mantan staf Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fernita Darwis yang berlangsung sekitar 7 menit.

Tidak hanya itu, SDA yang kini kembali menjadi Ketua Umum PPP, juga dikabarkan pernah memanfaatkan surat izin berobat untuk menggelar sebuah kegiatan partai di Rumah Sakit pada 2 Maret 2016 lalu.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak mengakui bahwa pada tanggal tersebut, pihaknya memang telah mmberikan izin kepada SDA untuk berobat mulai dari pukul 09:35 WIB sampai jam 18:30 WIB.

Namun Yuyuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait apa saja yang dilakukan SDA selama seharian tersebut. “Saya belum bisa memberikan keterangan terkait hal ini karena masih dalam proses analisa dan belum ada perkembangan. Masih belum ada info” kata Yuyuk saat dikonfirmasi di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (17/3).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengatakan bakal memberikan tindakan yang tegas jika SDA terbukti melanggar peraturan selama berada di rutan.

Seperti diketahui, peraturan di dalam rutan dengan tegas tidak memperbolehkan para tahanan, termasuk para penjenguk untuk mengakses ponsel. “Sedang dievaluasi dan akan ada tindakan tegas jika yang bersangkutan terbukti melanggar,” ujar Laode. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here