Edarkan Video Hot LGBT Via Sosmed dengan Omset Puluhan Juta, 2 Pria Ini Dibekuk Polisi

123
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – LGBT nampaknya juga digunakan oleh seseorang untuk menghasilkan pundi – pundi rupiah. Hal ini diketahui setelah sebanyak orang merilis sebuah video panas dan dijual kepasaran. Kini penyedia video LGBT ke pasaran telah di bekuk oleh pihak kepolisian.

Perlu diketahui bahwa penyedia video syur LGBT ke pasaran mempu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah. Sementara ini yang diketahu keuntungan dari bisnis video syur LGBT telah mencapai angka Rp 30 juta.

Senilai Rp 30 juta ata penjualsan video panas ini dapat didapatkan para penyedia setiap bulannya. Dengan adanya hal seperti ini Polda Metro Jaya akhirnya berhasil melakukan penangkapan kepada kedua pelaku penyedia video panas LGBT.

Diketahui kedua pelaku yang telah meraup keuntungan senilai puluhan juta dari video panas LGBT berinisial FW dan FF. Saat dimintai keterangan kedua pelaku mengaku jika sebelumnya adalah pengangguran. Dengan begitu penjualan video panas LGBT adalah mata pencarian utama untuk  kebutuhan sehari – hari.

LGBT menikah
Copyright : Pasangan Gay

AKBP Agung Marliyanto mengemukakan bahwa sebenarnya pelaku juga menerima jasa pemasan video tak sopan. Namun yang paling banyak di pasarkan adalah video panas LGBT. Hal ini dikarenakan LGBT saat ini telah banyak di perbincangkan. Maka dengan begitu mampu memberikan keuntungan yang lebih banyak untuk kedua orang penyedia video panas LGBT.

Diketahuia bahwa AKBP Agung Marliyantyo adalah Kasubdit I Industri dan Perdagangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Nampaknya kedua pelaku ini sangat mudah mendapatkan video panas LGBT. Diketahui mereka mendapatkan video panasLGBT ini dengan cara mendownloadnya.

Setelah itu mereka berdua memasarkannya melalui online untuk mendapatkan pundi – pundi rupiah. Dengan begitu untuk mempermudah memasarkannya kedua tersangka dengan sengaja membuat laman untuk merek berjualan.

Diketahui laman yang mereka gunakan menjual video panas LGBT yakniwww.semprot.com. Selain melalui web tersebut mereka juga memasarkan video panas LGBT melalui twitter. Sehingga banyak yang membeli dan memberikan keuntungan yang banyak bagi kedua pelaku yang notabennya adalah pengangguran. (Newsth.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here