Perampokan Kepada Kakek Tukang Parkir Itu Tidak Sesuai Rencana

231
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | CIKARANG  –  Dua tersangka pembunuh tukang parkir di Kampung Kali Ulu, RT 02, RW 01, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, masih diperiksa Polresta Bekasi Kabupaten, .

Diketahui AJ (26) warga Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung dan AR (23) warga Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan ternyata sudah merencanakan perampokan terhadap Rindon, kakek berusia 75 tahun tersebut.

Rupanya karena tidak sesuai rencana, akhirnya Rindon selain dirampok juga dibunuh Senin (07/03) lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombespol Awal Chairudin, saat itu tersangka AR ingin meminjam uang kepada tesangka AJ. Karena tidak punya ia tidak bisa mengambulkan pinjaman tersebut. Namun tersangka AJ mendapatkan informasi bahwa korban memiliki uang banyak.

“Korban bekerja menjadi tukang parkir di Toko Family Perumahan Grand Cikarang City,” kata Awal pada jumpa pers di Mapolresta Bekasi, Cikarang, Rabu.

babrbuk

Barang bukti pembunuhan kakek.

Lanjut Awal, mengetahui Rindon memiliki uang banyak, kedua tersangka ini membuat rencana akan mengambil uang milik kakek tersebut.

“Jadi hasil kesepakatan itu keduanya akan beraksi ketika korban hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 22.00 di kontrakkanya di Kali Ulu. Akhirnya saat korban pulang kerja, dia diikuti kedua pelaku ,” terangnya.

“Pelaku mengikuti korban sambil mengendarai motornya dengan membawa kardus dan kapak milik AJ. Kemudian tersangka AJ menemui korban sambil memberikan kopi dan obat tidur. Sementara rekannya, AJ, menunggu di luar kontrakan sambil mengawasi ,” sambungnya.

Ternyata, tambah Awal, setelah ditunggu hingga pukul 02.00 korban tak tidur juga. “Sehingga keduannya langsung melakukan aksi dengan cara AJ memegang kaki korban dan AR memegang tangannya sambil membekap mulutnya dengan bantal hingga korban meninggal dunia. Karena khawatir, kedua kaki dan tangan korban diikat pelaku. Dan para pelaku ini membawa lari uang korban senilai Rp 16.000.000,” tambahnya.

Jelas Awal, barang bukti yang diamankan pihaknya dari kasus ini antara lain sebilah kapak, satu unit ponsel Samsung, satu celana dalam warna ungu dan uang tunai Rp 5,5 juta (sisa digunakan pelaku). “Kedua pelaku dikenakan Pasal 365 dan Pasal 338 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya. ( Pos Kota )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here