Penjahat Sadis, Membegal dan Memperkosa Dibekuk Polisi

202
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | CIPAYUNG  –  Tim Reskrim Polsek Cipayung meringkus tiga penjahat yang biasa beraksi di wilayahnya. Parahnya lagi, satu tersangka diketahui terlibat tiga kasus berbeda yang ia lakukan selama satu bulan belakangan ini.

Tersangka Jody, 19, Adam, 16, dan Alfian, 19, ditangkap setelah sebelumnya melakukan aksi begal di kawasan Ceger, Cipayung, dengan merampas dua sepeda motor milik pelajar berinisial JAB, 14, dan MRW, 14.

Kapolsek Cipayung, Kompol Dedi Wahyudi mengatakan, pengungkapan ini bermula dari laporan aksi perampasan sepeda motor yang terjadi pada 27 Februari lalu. “Tim langsung bergerak dan mengejar pelaku yang diketahui berjumlah empat orang,” katanya, Rabu (16/3).

Berbekal informasi yang didapat dari keterangan saksi, petugas mengejar pelaku. “Pada Sabtu (12/3) akhirnya kami bisa meringkus tiga pelaku. Sisanya tinggal satu lagi yang hingga kini masih kami buru,” ujar Kompol Dedi.

Kapolsek menyebut, Jody, diketahui terlibat beberapa kasus. Mulai dari kasus pemerkosaan gadis di bawah umur dan penganiayaan yang korbannya hingga kini masih dirawat di RSCM.

Jody diduga memperkosa gadis kelas tiga SMP di rumah kos pelaku di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. “Aksi itu dilakukan pelaku 10 Maret sekira pukul 16.00,” ujar kapolsek.

Usai menyalurkan birahinya, pelaku mengancam korban. Bahkan, korban juga mengalami kekerasan mulai dari wajahnya disundut rokok dan dilempar helm setelah dicabuli agar tak melapor. “Atas kejadian itu pun korban melaporkan kejadian tersebut dan beruntung kami bisa meringkusnya,” tutur Dedi.

Untuk kasus penganiayaan, Jody juga terbilang sadis. Pasalnya, salah satu korban berinisial JP, 19, dibacok pelaku.
Empat luka bacok di bagian lengan korban, membuatnya hingga kini masih mendekam di RSCM atas luka yang dialaminya. “Semua barang bukti hasil kejahatannya juga sudah kami sita,” ungkapnya.

Atas kasus yang dilakukan, Jody akan dijerat dengan pasal berlapis atas kejahatan yang dilakukannya, yakni pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014, atas kasus cabulnya. Selain itu, ia juga dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat, dan 365 KUHP atas aksi begal yang diperbuatnya. “Ancaman hukumannya bisa sampai 20 tahun penjara,” ungkapnya.(Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here