Merasa Dibohongi Pemko Jakut, Warga Masih Tolak Pembongkaran Kolong Tol

103
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | TANJUNG PRIOK – Rencana pembongkar hunian di bawah kolong tol Tanjung Priok, khusus di wilayah Kelurahan Warakas bakal menemui hambatan, sebab warga menolaknya. Warga merasa dibohongi oleh Pemko Jakarta Utara.

Masalahnya, warga yang ada di lokasi melalukan penolakan keras itu lantaran tidak hanya hunian di bawah kolong tol yang akan dibongkar tapi juga daerah milik jalan tol.

“Kami tegas menolak  rencana pembongkaran bangunan di kolong tol ini. Apalagi sejak awal hanya pembongkar hunian yang berada di bawah kolong tol saja, tapi belakangan kenapa justru sekarang melebar ke Daerah Milik Jalan Tol (Darmijatol),” kata Ade Muhayat,61, salah satu warga, Selasa (15/3).

Diungkapkan oleh tokoh warga Kelurahan Warakas, Pemko Jakarta Utara terkesan sengaja membohongi warga dengan alasan pembongkaran dengan alasan untuk memperbanyak daerah hijau. Tapi tujuannya membongkar seluruh hunian warga yang masuk dalam Darmijatol.

Nantinya dalam proses pembongkaran ini yang bakal dibongkar tidak hanya hunian yang berada di bawah kolong tol saja, Tapi hunian yang berdekatan langsung dengan jalan tol.

Dia menambahkan, dalam surat edaran yang sudah diterima warga sebelumnya, ditegaskan seluruh penghuni kolong tol harus mengosongkan huniannya. “Tapi kini pembongkaran itu juga meluas ke Damijatol. Kalau begini Ada apa ini? terkesan buru-buru dan membohongi warga,” tegas Ade.

Penolakan juga disampaikan oleh Nadi,  Sekertaris RW 12 Kelurahan Warakas ia menyesalkan upaya pengosongan yang akan dilakukan Pemkot Jakut. Menurutnya proses pengosongan lahan tersebut sangat terburu-buru dan terkesan dipaksakan.

“Proses pengosongan itu sangat terburu-buru dan terkesan dipaksakan. Seharusnya  lakukan komunikasi terlebih dahulu dengan warga sehingga tidak menimbulkan kekisruhan. Sebab yang mau dibongkar ini ada ratusan bangunan,” ujarnya.

Sementara Lurah Warakas, Sri Suhartini mengaku apapun alasannya warga diminta untuk tetap mengosongkan lahan di bawah kolong tol. Menurutnya dari data yang diperoleh ada sekitar 110 hunian yang berada di RT 10 dan 11 RW 12 Kelurahan Warakas yang akan segera dibongkar.

“Saya hanya melaksanakan tugas yang diminta oleh Walikota Jakarta Utara, bahwa seluruh area di bawah kolong tol harus bebas dari hunian,” tandasnya.(poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here