Ketua DPRD Banten : Uang Rp 2 Miliar Itu Kecil!

161
SHARE

BHRATANEWS.ID | SERANG  – Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah dihadirkan dalam sidang kasus dugaan suap pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Serang, Selasa (15/3).

Selain Asep Rahmatullah, sidang lanjutan dengan terdakwa Direktur Utama nonaktif PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol juga menghadirkan Wakil Ketua DPRD Banten, Muflikhah dan Ali Zamroni.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim, M Sainan‎ tersebut, Asep dimintai keterangan terkait proses pembentukan Bank Banten dan beberapa hal yang telah diungkapkan oleh Ricky Tampinongkol dan FL Tri Satya Santosa dipersidangan sebelumnya.

Politisi PDI Perjuangan ini dicecar sejumlah pertanyaan, salah satunya terkait pemberian uang di Semarang dan Yogjakarta. “Ia saya tahu ada pemberian uang, tapi setelah ke sini-sini,” kata Asep singkat menjawab pertanyaan dari jaksa.

Asep Rahmatullah juga menilai permintaan uang suap Bank Banten senilai Rp 2 miliar  oleh tersangka Wakil Ketua DPRD Banten, SM Hartono kecil. “Maksud saya uang Rp 2 miliar itu kecil jika orientasinya uang,” kata Asep.

Dalam persidangan, selain ditanya terkait permintaan uang Rp 2 miliar, Asep pun dicecar pertanyaan terkait pemberian uang di Semarang dan pemberian uang sebesar 1.000 USD kepada pimpinan dewan.

Wakil Ketua DPRD Banten SM Hartono disebut meminta uang Rp 2 miliar kepada Direktur Utama nonaktif PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol sebelum pengesahan APBD 2016. Permintaan itu disampaikan melalui Ketua Harian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten FL Tri Satriya Sentosa alias Sony yang juga menjadi tersangka.(Pos Kota)