Iran Disebut Dapat Luncurkan Roket Setiap Menit

156
SHARE

BHARATANEWS.ID | NEW YORK – Sebuah laporan terbaru menyebutkan seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Iran dapat meluncurkan roket setiap menit dengan menggunakan satelit yang berada di atasnya. Ini akan menjadi peluncuran pertama Iran sebagaimana uji coba Korea Utara (Korut) pada awal tahun.

Sebagaimana dikutip dari CNN, Selasa (15/3/2016), tes itu akan memberikan Iran wawasan yang lebih jauh untuk mengembangkan teknologi rudal balistik antarbenua.

Sebagaimana diberitakan media nasional, laporan tersebut datang setelah Iran melakukan uji coba dua rudal balistik pada Rabu. Sehari sebelumnya, Iran juga melakukan uji coba misil yang disebut Washington melanggar resolusi PBB.

Lalu seperti diwartakan Fars News Agency Iran, misil tersebut bertuliskan sebuah kalimat dalam bahasa Ibrani: “Israel harus lenyap dari bumi.” Tulisan tersebut aslinya dibuat oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Iran Islamic Revolution.

Penembakan itu terjadi pada hari kedua dan terakhir latihan militer besar-besaran. Aktivitas tersebut juga menandai pertama kalinya Teheran menembakkan rudal balistik sejak penandatanganan kesepakatan dengan dunia internasional mengenai program nuklirnya pada Juli 2015.

Pejabat AS mengatakan bahwa uji coba pertama tidak melanggar perjanjian nuklir yang disebut sebagai  The Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Tetapi, uji coba tersebut sangat mungkin melanggar resolusi PBB yang menyerukan agar Iran tidak melakukan aktivitas rudal balistik.

Pada Selasa, kantor berita Pemerintah Iran (IRNA) juga melaporkan bahwa kepala Korps Pengawal Revolusi Islam menyatakan latihan tersebut bertujuan agar musuh-musuh Iran ketakutan dengan kemampuan rudal Iran.

Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari juga mengatakan bahwa Israel turut berada dalam jangkauan rudal Iran.

Terkait uji coba rudal Iran, Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden meyakinkan kepada Israel jika Iran melanggar perjanjian kesepakatan nuklir maka pihaknya akan bereaksi cepat.

“Kami meyakini bahwa senjata nuklir Iran merupakan ancaman yang tidak dapat diterima ke Israel dan Amerika Serikat,” ungkap Joe Biden setelah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.(okezone.com)