170 Hektar Sawah di Sukabumi Terendam Banjir Bandang

156
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SUKABUMI  –  Sedikitnya 170 hektar sawah yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terendam banjir bandang. Akibatnya, sawah yang rencana bakal dipanen Maret dan April tersebut, gagal. Nilai kerugian akibat peristiwa itu mencapai Rp5,5 miliar.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (DPTP) Kabupaten Sukabumi Sudrajat, Selasa (15/3), membenarkan sawah yang terendam di 10 kecamatan dipastikan gagal panen akibat terendam banjir bandang luapan sungai Cimenga dan Cimandiri.

Dari luas sawah yang terendam itu, panen raya yang berlangsung pada Maret dan April berkurang sekitar 1.105 ton. Sawah tersebut di antaranya berada di Desa Bojongsari dan Sukamaju, Kecamatan Nyalindung. Sawah yang terendam juga ada di Kecamatan Jampangtengah. Menurut dia, setiap hektar sawah mampu menghasilkan 6.5 ton padi.

Menurut Sudrajat, jika tak ada bencana, bulan ini ada 3.000 hektar sawah siap panen, sedangkan pada April seluas 72.000 hektare. Panen raya akan dimulai pada pekan keempat Maret. Pada akhir bulan baru bisa diketahui pasti berapa total sawah yang gagal panen.

“Dari setiap hektar sawah mampu memproduksi sebanyak 6.5 ton padi. Biaya produksi yang diperlukan petani untuk menggarap setiap hektare sawah sekitar Rp 7 juta. Jika harga gabah kering Rp 5.000/kg, total estimasi kerugian hasil panen tinggal dihitung saja,” katanya.

Taryo, 40, petani asal Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, menuturkan lahan sawah garapannya yang seluas 2 hektar rusak terendam banjir pada Jumat (11/3/2015). Menurut dia, di kampung tersebut ada sekitar 15 hektare sawah lainnya yang mengalami nasib serupa. “Sawah yang terendam semuanya yang berada paling dekat dengan sungai Cimenga,” katanya.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi Usman Susilo mengatakan, bencana banjir dan longsor terus meluas meliputi 10 kecamatan di 25 desa.(Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here