Cerita Adhi Karya soal Progress LRT Jakarta

197
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Sudah sekira 6 bulan setelah dilakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan Light Right Transit (LRT untuk tiga lintasan. Namun, bagaimana progres pembangunan proyek LRT?

Dalam peringatan ulang tahun PT Adhi Karya (Persero) Tbk ke-56, Direktur III Adhi Karya, Joko Prabowo, menyempatkan diri untuk bercerita mengenai progres pembangunan LRT hingga saat ini.

Memang, hingga saat ini masih terjadi perdebatan antara Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengenai standarisasi penggunaan rel dalam proyek LRT. Jonan menginginkan pembangunan proyek LRT ini menggunakan rel standar mengingat efisiensi biaya yang dikeluarkan. Namun, Ahok -sapaan akrab Basuki- menegaskan akan menggunakan rel standar internasional, yaitu rel kecil dengan ukuran 1.067 milimeter.

Menanggapi perbedaan pendapat ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian pun berupaya untuk menemukan jalan keluar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk tim khusus untuk mencapai kata sepakat antara Jonan dan Ahok.

Kendati demikian, perbedaan pendapat ini ternyata tidak menghambat pembangunan proyek LRT. Menurut Joko, pembangunan tiang LRT tahap 1 hingga saat ini telah mencapai 14 km. Artinya, dalam waktu 6 bulan pemerintah telah merampungkan 33 persen pembangunan tiang LRT tahap pertama.

“Mungkin bisa dilihat Cibubur-Cawang itu kan harus diselesaikan dalam tahap satu. Itu sudah 14 km tiang pilar dikerjakan. Sudah dalam pogres,” kata Joko saat ditemui dalam konferensi pers di kantor pusat Adhi Karya, Jakarta, Sabtu (12/3/2016).

Meskipun harus kembali melakukan tinjuan terhadap desain jalur LRT, lanjut Joko, hal ini tidak menjadi halangan bagi perusahaan plat merah tersebut untuk dapat segera memulai pembangunan proyek transportasi tanpa masinis ini.

Kini, pembangunan trase telah mulai dilakukan dilakukan pada daerah Bekasi Timur. Dengan progres ini, Adhi Karya pun optimis target waktu pembangunan tahap I dapat tercapai menjelang Asian Games 2018 mendatang.

“Bekasi timur juga sudah mulai pengeboran itu. Kemudian ke arah kota, sudah koordinasi dengan kota. Diharapkan 2018, Secara teknis sudah selesai 2018,” tandasnya.

Sebelumnya, Pada 9 September 2015 lalu, Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Light Right Transit (LRT). Pembangunan LRT ini nantinya terdiri dari tiga lintasan, yaitu Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas.

Rencananya, pemerintah akan membangun 18 stasiun dengan panjang rel sekitar 42,1 kilometer (km) pada tahap pertama pembangunan LRT. Sedangkan pada pembangunan tahap kedua, akan dibangun lintasan rel dengan panjang 41,5 km yang meliputi lintasan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, hingga Palmerah-Grogol.

Pemerintah pun menargetkan pembangunan tahap pertama akan selesai pada tahun 2018, tepatnya sebelum pelaksanaan Asian Games. Sementara itu, pembangunan trase tahap dua akan dilakukan setelah pembangunan tahap pertama usai.(okezone.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here