Gang Laler Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Belanja Rakyat

173
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Lokasi penampungan pedagang kaki lima (PKL) Gang Laler, Kemayoran, Jakpus, akan digarap menjadi pusat belanja rakyat yang nyaman. Konsep pembangunannya menyerupai Lenggang Jakarta di kawasan Sillang Monas, namun lebih sederhana lagi mengingat lahannya lebih sempit.

“Lokasi penampungan eks-PKL Kawasan Masjid Akbar Kemayoran, akan dibangun menjadi pusat belanja rakyat,” ujar Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Irwandi di Balaikota, Jumat (11/3/2016). Pembangunan di atas lahan yang dikenal sebagai ‘Gang Laler’ akan dimulai pertengahan Maret 2016 oleh PT Sosro melalui program corporate social responsibility (CSR).

Di lokasi tersebut akan dibangun deretan kios aneka produk, termasuk kuliner. “Saat ini PKL pindahan dari kawasan Masjid Akbar, menempati lokasi baru seadanya saja. Lapak mereka cuma berupa tenda sederhana yang mudah ambruk setiap terkena angin kencang atau hujan. Rencananya, akan dibangun dereta kios yang lebih memadai dan bisa menampung sekitar 500 PKL,” papar Irwandi.

Pembangunan memakan waktu beberapa bulan dan diharapkan selesai sebelum Lebaran. “Khususnya pedagang kuliner juga dilatih menjayikan makanan yang sehat dan bersih,” papar Irwandi sambil menambahkan pembayaran menggunakan sistem non-cash seperti di Lenggang Jakarta.

Sejumlah PKL mengaku was-was jika nantinya mereka dikelola PT Sosro. “Sebab, PT Sosro itu punya pamrih yakni mengambil komisi 30 persen dari penjualan. Banyak pedagang Lenggang Jakarta yang mengeluhkan pemotongan tersebut karena menjadikan harga jual menjadi mahal dan ditinggalkan pelanggan,” ujar Saptono sambil mencontohkan harga ketoprak, siomay, bubur ayam, dll, sebesar Rp 25 ribu/porsi. “Kesannya kan mahal banget, padahal kami cuma kebagian Rp 15 ribu sampai Rp 17.500.

Selain itu sistem pembayaran non-cash juga menjadi kendala. “Sebab, banyak pelanggan yang batal membeli lantaran harus mondar-mandir menukarkan uang,” timpal Rahmin, pedagang lainnya. Mereka mengingatkan kepada Gubernur Ahok jangan mau dibohongi perusahaan CSR yang di luar terkesan pahlawan, namun di dalam seperti lintah yang menyerap darah rakyat PKL.(poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here