Pasca Ribut Ojek Online dan Pangkalan, Polsek Tanah Abang Gelar Mediasi

111
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | TANAH ABANG – Pasca terjadinya keributan antara dua kelompok pengojek, Polsek Metro Tanah Abang melakukan mediasi pertemuan (Problem Solving) antara ojek online dan ojek pangkalan di kawasan  teritorial Tanah Abang.

Mediasi yang diadakan pihak kepolisian itu didadkan di Aula Mapolsek Metro Gambir, Jalan Cideng Barat Dalam, Jakarta Pusat, Kamis (10/3) siang.

“Ada ratusan pengojek yang hadir dalam mengikuti pertemuan itu, acara itu juga dihadiri oleh Kanit Binmas Kompol Slamet bersama para perwira lainnya,”ujar Kasubag Humas Polres Jakpus Kompol Suyatno,SH.

Sekitar pukul 13.00, ada ratusan yang datang sangat mendukung pertemuan yang dilakukan jajaran kepolisian dengan maksud agar tidak terjadi lagi selisih paham sesama pengojek saat membawa penumpang.

“Memang sering terjadi selisih paham antara kedua kubu pengojek di saat membawa penumpang. Untuk itu dilakukan mediasi.  Seperti ojek pangkalan terkadang tidak terima bawa penumpang dari tempat pangkalan mereka,” papar Kasubag Humas Kompol Suyatno.

Kapospol Kebon Kelapa Aiptu Ferry, juga sangat optimis kalau kedua kubu ojek itu akan bisa menyatu asalkan di antara mereka mau saling komunikasi dan saling menyapa hingga menghargai.

Bintara ini juga menuturkan seperti di Stasiun KA Juanda ada 500 ojek mereka saling menyatu dan tidak ada perselisihan karena mereka itu saling menyapa.

Hal-hal seperti itu harus bisa diterapkan kedua kelompok ojek itu. Dan dari mediasi akhirnya disepakati kalau ojek online sah-sah aja ambil penumpang asal jangan sampai ngetem.

Pengojek online begitu ambil penumpang langsung keluar dari arena jangan sampai ada yang ngetem, hingga akhirnya disepakati oleh ojek pangkalan.(Poskota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here