Kajari Cibadak Alergi Wartawan?

127
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SUKABUMI – Sosok Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Diah Ayu Akbari  tampaknya alergi wartawan.

Kealergian Diah terlihat dari sikapnya yang memilih menghindari  beberapa awak media yang berada di lobi kantornya yang tengah meliput penyidikan kasus jual-beli lahan negera eks PT Tenjojaya seluas 299 hektar dengan agenda pemeriksaan saksi, Kamis (10/3).

Setibanya di parkiran, Diah enggan turun dari mobilnya untuk masuk ke ruangan kantornya. Sebab, untuk menuju ruangan kantornya, Diah harus melewati wartawan. Diah lebih memilih diam di mobilnya untuk beberapa saat. Beberapa wartawan yang hendak mewawancarainya pun hanya bisa menunggu Diah turun dari mobilnya.

Namun, tak lama kemudian, awak media yang tengah menunggu Diah didatangi satuan pengamanan (satpam) atas perintah dirinya. Satpam tersebut meskipun dengan bahasa sopan menyuruh wartawan agar ke pindah ke ruangan belakang kantor. “Maaf suruh ibu, kalian tidak boleh di sini. Silakan ke belakang,” kata satpam tersebut.

Prilaku Diah tersebut tentu saja disayangkan sejumlah wartawan. Salah satunya dari Radar Sukabumi (Grup Jawa Pos), Rendi Rustandi. Menurutnya, sikap seorang kepala kejaksaan seperti itu sangat tidak pantas. Terlebih, wartawan hanya menjalankan fungsinya untuk meliput penyidikan kasus dugaan korupsi yang kini menjadi perhatian publik.

“Kami masuk sini pakai etika. Kami sudah lama menunggu kajari untuk mengkonfirmasi sejumlah penyidikan. Kalau memang tidak mau diwawancara, itu hak dia. Tapi kalau kajari ini sikapnya seolah-olah menghindari wartawan. Bukan sekali ini saja sikap kajari seperti itu ke wartawan,” cetus Rendi. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here