Empat Preman Ngaku Anggota Ormas Dibekuk Polisi

104
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK  – Empat preman mengaku anggota dari salah satu organisasi massa (ormas) dibekuk Buser Polresta Depok usai memeras dan memalak sejumlah pekerja yang akan memasang tower BTS di Perum Jati Mulya Lestari, Cilodong, Depok, Kamis (10/3/2016). Dalam aksinya pelaku melarang korban memasang tower sebelum menyerahkan uang sebesar Rp7 juta.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan keempat pelaku yang diamankan adalah dua orang satpam, IS, 48, S,51, dan AS, 44, dan NC, 49, oknum anggota ormas. Penangkapan berawal dari laporan korban, Fatahillah, 40, yang saat itu akan memasang tower BTS di lokasi bersama beberapa teman kerjanya. “Namun oleh pelaku mereka dihalangi dan meminta uang kompensasi Rp7 juta,” kata Kompol Teguh.

Lantaran tak bisa membayar, korban pun tak bisa menjalankan tugasnya memasang tower. Oleh pelaku korban kemudian dipaksa membayar makan mereka di sebuah warteg. “Pelaku minta dibayarkan makannya sebesar Rp125 ribu. Untung saja korban berhasil menghubungi kami saat pelaku lengah,”.

Sementara itu Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menambahkan jika ada anggota ormas yang berbuat salah apalagi melanggar hukum akan ditindak tegas. “Masyarakat sekarang ini sudah tidak bisa ditakut-takuti oleh ulah preman atau ormas. Jika mereka salah ya akan kita tindak tegas sesuai hukum dan undang-undang berlaku,”tegasnya. “Atas perlakuan keempat pelaku, dikenakan pasal 368 KUHP tentang perampasan dan dihukum lima tahun.”(Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here