Pemerintah Seoul Mengumumkan Sanksi Sendiri Terhadap Korut

117
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – Pemerintah Korea Selatan menunjuk 40 orang individu dan 30 badan Korea Utara serta negara ketiga yang terkait dengan pengembangan senjata pembunuh massal sebagai subjek penerima sanksi finansial.

Pemerintah mengumumkan langkah sanksi sendiri terhadap Korea Utara termasuk sanksi finansial dan maritim pada hari Selasa (8/3/2016).

Jumlah subjek penerima sanksi finansial bertambah menjadi 70, yang terdiri dari 40 orang individu dan 30 badan. Transaksi keuangan termasuk devisa antara 70 penerima sanksi dan warga Korea Selatan dilarang, dan aset mereka di dalam negeri juga dibekukan.

Selain itu, kapal luar negeri yang melewati Korea Utara dilarang masuk ke pelabuhan Korea Selatan setelah 180 hari memasuki perairan Korea Utara, serta mengetatkan impor dan ekspor ke Korea Utara.
Sejalan dengan hal itu, proyek Rajin-Khasan yang merupakan proyek pengangkutan batu bara dari Khasan Rusia ke pelabuhan Pohang di Korea Selatan melalui Rajin Korea Utara dihentikan.

Di samping itu, pemerintah akan memblokir pengembangan senjata pembunuh massal dengan menyediakan watch-list atau daftar produk khusus yang perlu diawasi.

Selain itu, pemerintah menghimbau warga Korea Selatan baik di dalam maupun di luar negeri untuk tidak menggunakan restoran atau fasilitas yang dikelola oleh Korea Utara di 130 tempat, di 12 negara di dunia.(world.kbs.co.kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here