Kab Bandung Siap Serahkan 2 Terminal ke Pemprov Jabar

116
0
SHARE
BHARATANEWS.ID | BANDUNG – Target Penyerahan Pemindahan Personil, Aset dan Dokumen terminal tipe B (P3AD) akan tuntas pada akhir Maret 2016 ini oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung kepada Pemerintah Provinsi Jabar.
Seperti diketahui, berdasarkan amanat UU No 23 Tahun 2014, terminal tipe B yang selama ini dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota harus diserahkan ke pemerintah provinsi. Sedangkan terminal tipe A diambil Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Sedangkan terminal tipe B dikelola Pemprov dan terminal tipe C dikelola Pemkab/Pemkot.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Tedi Kusdiana mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi menyelesaikan P3AD sebelum dilakukan verifikasi oleh tim khusus Dinas Perhubungan Provinsi Jabar. Dengan begitu, kata dia, hal ini juga merupakan konsekuensi logis pengambialihan pengelolaan terminal oleh Pemprov. Adapun pendataan di dua terminal untuk mempersiapkan P3AD.
“Saat ini kami fokus melakukan pendataan internal dulu. Kalau sudah selesai, nanti kami tinggal tanya ke provinsi kapan akan inventarisir ke sini,”kata Tedi, Rabu, (9/3/16).
Dikatakan Tedi, di Kabupaten Bandung terdapat dua terminal tipe B yakni Terminal Soreang dan Cileunyi. Kedua terminal tipe B itu akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jabar. Sedangkan, terminal lainnya merupakan terminal tipe C.
Terminal Cileunyi sendiri saat ini lahannya merupakan milik desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi.
“Memang selama ini Pemkab Bandung menyewa lahan ke pihak desa dan pada Maret 2015 kontraknya habis. Pemkab Bandung sendiri telah menyiapkan lahan pengganti. Terminal Cileunyi akan dipindahkan di sekitar kawasan Pasar Sehat Cileunyi yang tidak jauh dari terminal sebelumnya,”ujarnya.
Ridwan Nugraha (45) salah seorang warga Soreang menyambut baik rencana penyerahan Terminal Soreang itu kepada Pemprov Jabar. Semoga saja, kata dia, setelah dikelola oleh Pemprov Jabar, kondisinya bisa lebih baik dari sekarang. Karena saat ini kondisi Terminal Soreang bisa dikatakan memprihatinkan dan terlihat kumuh.
“Terminalnya jelek seperti enggak diurus. Kemacetan juga selalu saja terjadi di depan terminal itu, karena angkutan umum malah ngetem di jalan bukannya di dalam terminal. Mudah-mudahan saja kalau diambil alih sama Pemprov bisa jauh lebih baik, enggak ada lagi macet depan terminal dan tidak lagi kumuh,”katanya.(inilahkoran.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here