TKW Dibuang Majikan di Jalanan Malaysia, Hingga Kini Keluarga Tak Tahu Rimbanya

174
0
SHARE

BHARATANEWS.ID Identitas siapa tenaga kerja wanita (TKW) yang dibuang di Malayasia oleh majikan terungkap. Namanya Rubini (44), warga Kepuhan, Argorejo, Sedayu, Bantul.

Kisahnya kali pertama muncul setelah diunggah oleh akun CELOTEH TKI Sabtu (12/12/2015). Saat itu Rubini disebut ditinggalkan oleh majikannya di tepi jalan.

Foto yang disebut TKW itu disebutkan mengalami lupa ingatan, dia hanya menyebut Yogyakarta. Dari situ ada yang menduga dia berasal atau berangkat dari Yogya.

Mohon Share…!
Ini Foto TKW yang di tinggalkan oleh majikan di tepi jalan.Di Daerah ampang poit selangor malaysia , Ibu ini asal jogja,
Bagi siapa Kenal dan tau keluarganya di mohon hubungi pihak kami atau KBRI kuala lumpur..

Tahun pun berganti hingga identitas Rubini terungkap setelah ada rekan lama Rubini mengenali setelah melihat pemberitaan di media kemudian memberi tahu keluarganya di Bantul.

Bagaimana nasib Rubini sekarang? ini cerita dari kakak Rubini yaitu Rubiyem. Rubini diketahui meninggalkan rumahnya sekitar 5 tahun lalu tanpa pamit.

“Sudah lama ya sekitar 5 tahun yang lalu pergi begitu saja gak pamit,” cerita sang kakak Rubiyem (61) saat ditemui Tribunjogja.com di rumahnya Jumat (26/2/2016).

Dia menceritakan Seusai lulus dari IKIP Yogyakarta (sekarang UNY) jurusan Geogeafi tahun 1998 adiknya mengajar sebagai guru honorer di sebuah sekolah menengah di Pajangan Bantul.

Beberapa tahun kemudian guna mendapat penghidupan yang lebih baik dia pindah ke Riau, di sana dia cukup sukses dan berhasil diangkat menjadi PNS.

Tanpa alasan yang jelas dia kemudian pindah lagi ke Palembang selama beberapa tahun, sayangnya kepindahannya tidak melalui ijin resmi sehingga statusnya sebagai PNS tidak jelas.

“Dia bilang pindah gak ada layang (suratnya) dari sekolah sebelumnya jadi dia gak dapat uang lagi, saya tanya kenapa pindah dia jawabannya gak jelas,” cerita Rubiyem.

Beberapa bulan di Palembang akhirnya dia pulang kembali ke rumahnya namun tidak berselang lama dia kemudian pergi lagi kali ini tanpa pamit hingga akhirnya belakangan diketahui dia ada di Malaysia dengan kondisi linglung.

Bukan hanya kepada kakaknya, kepada tetangganya Rubini berubah menjadi pendiam dan kurang bersosialisasi sepulangnya dari Palembang.

Rubini sendiri hanya beberapa bulan berada di rumahnya sebelum akhirnya pergi tanpa pamit sama sekali, sebelum pergi dia juga sempat menjual beberapa barang yang ada di rumahnya.

Kepala Desa Argorejo yang juga tetangganya Ngadimin, menceritakan hal yang sama menurutnya banyak hal berubah dari Rubini seusai merantau beberapa tahun ke Pulau Sumatera.

“Entah keyakinannya lain atau bagaimana saya kurang paham tapi memang jadi bertengkar terus, makanya kakaknya sampai mengalami tekanan,” ujar Ngadimin.

Dia sendiri mengaku baru hari ini mendengar kabar bahwa Rubini saat ini berada di Malaysia dalam keadaan linglung, dia berharap salah satu warganya bisa segera dipulangkan ke Indonesia. (tribunjogja.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here