Pria Rusia diancam penjara karena komentar ‘tidak ada Tuhan’

120
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – Seorang pria yang diadili di Rusia Selatan terancam satu tahun penjara karena menulis ‘tidak ada Tuhan’ dalam sebuah percakapan di internet.

Viktor Krasnov dilaporkan ke polisi oleh dua anak muda yang merasa keberatan dengan komentar dalam pembicaraan yang berlangsung di media sosial, VKontakte, tahun 2014 lalu.

Dia didakwa di kota Stavropol karena ‘menghina perasaan umat’.

Dalam diskusi di VKontakte -yang merupakan media sosial populer di Rusia, seperti Facebook- Krasnov juga menyebut Alkitab sebagai ‘koleksi dongeng Yahudi’.

Penghinaan agama seperti itu dianggap melanggar hukum setelah kasus band punk, Pussy Riot, yang berujung pada penahanan dua personelnya.

Tahun 2012 dunia internasional mengecam pengadilan Rusia karena menjatuhkan hukuman kerja paksa atas Nadezhda Tolokonnikova dan Maria Alyokhina -personel Pussy Riot- karena membawakan lagu protes di Katedral Moskow.

Dalam kasus Krasnov, para ahli bahasa mendukung gugatan pelapor dengan berpendapat komentarnya ‘menghina umat beragama’.

Ancaman hukuman untuk kasus seperti itu berdasarkan undang-undang Rusia adalah satu tahun penjara termasuk denda sekitar Rp53 juta atau kerja paksa selama 240 jam. (tribunnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here