30 Jiwa Mengungsi Akibat Longsor di Bogor

179
0
SHARE

BHARATANEWS.ID |┬áBogor – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak Jumat kemarin membuat empat rumah di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor rusak parah akibat tertimbun tanah longsoran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sebanyak 30 jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat rumah mereka tertimbun longsor.

Camat Megamendung, Kabupaten Bogor Hadidjana mengatakan, peristiwa terjadi di tiga wilayah di Kecamatan Megamendung saat hujan deras mengguyur di kawasan tersebut sejak pukul 15.00 WIB Jumat sore.

“Longsornya pukul 17.30 WIB ada dibeberapa titik yaitu di Kampung Pabangbon, Desa Megamendung dan Kampung Bengkok, Desa Cipayung Girang, dan Kampung Gadog, Desa Gadog,” kata Hadi, Sabtu (3/5).

Hadi menambahkan, di Kampung Pabangbon terdapat tiga rumah yang rusak tertimpa longsoran tanah dan tujuh jiwa harus diungsikan. Sementara di Kampung Bengkok, sebuah tebing setinggi 35 meter yang longsor mengancam tujuh rumah dan 10 kepala keluarga atau 25 jiwa diungsikan dan di Kampung Gadog ada 1 rumah mengalami rusak dan 5 jiwa diungsikan.

“Kondisi paling parah ada di Kampung Barengkok. Selain menutup jalan, tanahnya juga sudah retak-retak, jadi berpotensi longsor susulan. Makanya warga kita diungsikan,” tambahnya.

Hadi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa longsor tersebut. Namun, sedikitnya ada 30 dari tiga lokasi bencana tersebut yang harus diungsikan akibat bencana longsor.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Karena sebelum kejadian warga sudah curiga hujan terus-terusan. Mereka sudah siaga sebelumnya,” jelasnya. Seluruh korban memilih mengungsi kediaman sanak saudara yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Sementara itu, hingga kini petugas dari BPBD Kabupaten Bogor dan pihak Kepolisian setempat dibantu warga masih melakukan proses evakuasi longsoran.

Vento Saudale/CAH

BeritaSatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here