Maret, Beauty Contest Revitalisasi Blok F Dibuka

168
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) Kota Bogor sudah mematangkan rencana pembangunan Blok F Pasar Kebonkembang. Meski banyak penolakan, rencana beauty contest tetap akan direalisasikan PD-PPJ.

Direktur Utama (Dirut) PD-PPJ Kota Bogor Andri Latif Asikin mengatakan, rencana beauty contest tetap akan dilanjutkan. Karena saat ini pihaknya tinggal mencapai tahap finalisasi Kerangka Acuan Kerja (KAK) revitalisasi Blok F. Tak hanya itu, PD-PPJ sudah berniat akan melakukan publikasi pemilihan pihak ketiga yang ingin berinvestasi.

Andri menerangkan, PD-PPJ sudah melakukan konsultasi pembahasan mengenai KAK untuk pembangunan Blok F kepada Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto. Untuk melakukan beauty contest pun PD-PPJ akan menyampaikan publikasi di beberapa media, se­hingga pihak ketiga bisa menyatakan berminat bisa langsung mendaftar. “Sekarang tinggal tahapan finalisasi saja. Kalau tidak ada kendala, awal Maret akan dipublikasi rencana penyelenggaran beauty contest tersebut,” ujar Andri kepada Metropolitan, belum lama ini.

Proses pembangunan tetap akan dilakukan pihak ketiga. Karena Andri mengaku PD-PPJ tak memiliki anggaran untuk merevitalisasi Blok F tersebut. PD-PPJ pun akan menunjukkan lokasi serta bangunan yang akan direvitalisasi serta memberikan waktu kepada pihak ketiga untuk membuat konsep dan desain bangunan. “Siapa pun bisa ikut berperan dan berpartisipasi. Seluruh pihak ketiga yang berminat berinvestasi akan kita bawa ke lapangan agar mengetahui kondisi di sana. Konsep serta desain mereka akan dipilih melalui seleksi serta beauty contest tersebut,” terangnya.

Andri menjelaskan, target pembangunan Blok F akan dilakukan pertengahan 2016 ini. Namun, tidak ada deadline (batas akhir) penyelesaian. Karena yang memutuskan adalah pihak ketiganya. Untuk memulai pem­bangunan, sambung Andri, harus melalui beberapa tahap. Kemudian PD-PPJ bakal melakukan sosialisasi kepada para pedagang untuk merealisasikan pembangunan.

“Jadi butuh waktu beberapa bulan. Yang pasti, tahun ini kita akan mulai bangun,” paparnya.  “Kita butuh pengembang yang bisa melakukan pembangunan yang lebih cepat dengan konsep sesuai kebutuhan kita. Siapa pun inverstor yang bermintat kita persilakan mengikuti beauty contest tersebut,” tambah Andri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengimbau agar PD-PPJ lebih selektif dalam memilih pihak ketiga. Karena menurut Ade, sudah banyak perusahaan yang terkena blacklist (catatan hitam) akibat tidak selesai menjalankan proyeknya. “Ini kan beauty contest dan verifikasinya pun secara manual. Saya ingin PD-PPJ sebagai tangan panjang Pemkot Bogor bisa lebih memprioritaskan bara pedagangnya,” katanya.

Ade juga menambahkan, dalam pemilihan pihak ketiga ia meminta agar dilakukan penilaian secara objektif. Hal ini agar pihak ketiga yang melakukan revitalisasi benar-benar punya kompetensi untuk mem­bangun pasar. “Karena sudah banyak pengalaman dan PD-PPJ seharusnya bisa belajar dari beberapa proyek yang sudah ada dan beberapa perusahaan yang di-blacklist,” jelasnya. (mam/b/ram/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here