Jelang Digusur, Kalijodo Dibakar Orang tak Dikenal

109
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Jelang penertiban, sebuah rumah di kawasan lokalisasi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar. Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat langsung menerjunkan 8 unit mobil damkar. ”Iya benar telah terjadi kebakaran,” kata petugas piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar Jakarta Barat) Widi.

Api yang mengamuk di kawasan lokalisasi Kalijodo itu membakar sebuah rumah milik Sidiq (38) seluas 5×7 meter, tepatnya di RT 003/005. Dari hasil penelusuran petugas, diduga kebakaran tersebut disengaja. Sebab, ada beberapa kayu bekas terbakar di sekitar lokasi kejadian. ”Kebakaran dikarenakan kayu yang berada di samping rumah dibakar orang tak dikenal, sehingga api membesar dan menyambar rumah yang berada di sampingnya,” ujar Kepala Suku Dinas Kebakaran Jakarta Utara Satriadi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, api telah menghanguskan sebagian rumah milik Sidiq. ”Perambatan tidak membahayakan karena beberapa bangunan sudah dirubuhkan,” lanjut Satriadi.

Ia juga memastikan kebakaran di Kalijodo tidak membahayakan. Pasalnya, bangunan warga sebagian juga sudah dirobohkan. “Perambatan tidak membahayakan karena beberapa bangunan sudah dirobohkan,” ujar Satriadi.
Untuk mengantisipasi kebakaran susulan, Satriadi mejelaskan, beberapa petugas damkar standby di lokasi. ”Tiga unit mobil damkar dari Jakarta Utara dengan total personel 12 orang,” terangnya.

Sementara itu, untuk pembongkaran hari ini lebih dari 5.000 personel gabungan akan diturunkan. ”Personel gabungan itu terdiri dari Satpol PP, tukang bersih, tukang angkat, yang mengurusi Beco, Dinas Perhubungan, TNI, Polri juga,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal.

Iqbal mengatakan, banyaknya jumlah personel itu memang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberlakukan. Selain itu, jumlah aparat gabungan yang besar ini juga untuk menciptakan rasa aman selama masa pembongkaran nanti. ”Jika ada yang melawan akan kita tindak tegas, kita lumpuhkan. Namun, kami tak dapat menjelaskan tekniknya nanti di sini,” pungkasnya. (mer/ok/kps/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here